Kamerawan.com - Bagi kalian para professional fotografer pasti tidak asing dengan kamera Nikon D800. Kamera yang memang diperuntukkan bagi kalangan professional ini ternyata memiliki banyak kelebihan yang berhasil menarik hati para peminat fotografi. Foto yang dihasilkan dari kamera ini memang terbilang sempurna ya. Ini dikarenakan kamera D800 didukung dengan FX Format dengan 36,8 Mp yang tentunya menghasilkan resolusi yang fantastic. Dengan menggunakn kamera ini, anda dapat membuat foto sebesar dinding berukuran 20 m2 tanpa adanya gambar yang pecah-pecah. Keunggulan ini masih ditambahkan dengan kecepatan prosesornya Expeed 5, tercatat hanya sepersekian detik menyalakan kamera D800 ini. Kamera D800 ini mulai dipasarkan sejak tahun 2012. Artikel pada kali ini akan membahas seputar spesifikasi beserta harga dari kamera D800 ini.
Nikon D800 merupakan kamera DSLR yang dikeluarkan oleh Nikon dengan memiliki bobot kurang lebih 1 kg dengan menggunakan material Magnesium-Alloy. Kamera ini dibekali sensor full frame (35,9 × 24 mm, atau sama dengan ukuran frame film 135) yang mampu menghasilkan foto yang sangat tajam di tingkat resolusi tinggi 36,8 megapixel. Ini diklaim sebagai sensor full frame dengan resolusi tertinggi di dunia. Karena resolusi tinggi inilah maka format ukuran file yang dihasilkan juga sangat besar, apalagi jika dimaksimalkan. Satu file RAW bisa berukuran 76 MB. Jika format yang digunakan TIFF 16 bit bahkan bisa 212,1 MB. Kamera D800 juga didukung prosesor Nikon EXPEED 3, yang membuat kamera ini tidak hanya mampu untuk memotret saja, namun baik juga dalam hal merekam video. Dengan konfersi 14 bit A/D 16 bit maka akan memberikan tone warna yang halus, kaya akan warna, dan performa kamera yang terbilang sangat cepat. Untuk menambah daya tarik, Nikon ternyata menambahkan kemampuan continuous shooting hingga 4 fps pada resolusi penuh.
Kali ini dibahas ISO yang digunakan kamera Nikon D800. Kamera ini menggunakan resolusi kamera yang sangat besar yang diikuti dengn rentang ISO dengan ukuran lebar yang pastinya akan memudahkan anda untuk mengambil foto atau video pada kondisi pencahayaan yang rendah maupun tinggi. Walaupun kondisinya minim pencahayaan, dengan menggunakan kamera ini, anda sangat bisa menghasilkan gambar yang sejernih Kristal berkat rentang ISO 100-6400 yang dapat anda perpanjang hingga ISO 25600. ISO yang tinggi akan berguna juga untuk meningkatkan kecepatan shutter untuk menangkap momen-momen yang berlangsung dengan sangat cepat. Selain itu, kamera D800 juga memiliki sistem autofokus yang sama dengan D4. Ada 51 titik fokus yang bisa ditangkap oleh kamera ini. Autofokus ini juga berjalan di kondisi pencahayaan minim, hingga -2EV (hampir sama seperti malam di bawah terang bulan). Menariknya lagi, autofocus pada kamera ini bisa berjalan pada kombinansi bukaan f/8 yang akan berguna untuk anda yang suka memakai converter.
Nikon D800 merupakan kamera DSLR yang dikeluarkan oleh Nikon dengan memiliki bobot kurang lebih 1 kg dengan menggunakan material Magnesium-Alloy. Kamera ini dibekali sensor full frame (35,9 × 24 mm, atau sama dengan ukuran frame film 135) yang mampu menghasilkan foto yang sangat tajam di tingkat resolusi tinggi 36,8 megapixel. Ini diklaim sebagai sensor full frame dengan resolusi tertinggi di dunia. Karena resolusi tinggi inilah maka format ukuran file yang dihasilkan juga sangat besar, apalagi jika dimaksimalkan. Satu file RAW bisa berukuran 76 MB. Jika format yang digunakan TIFF 16 bit bahkan bisa 212,1 MB. Kamera D800 juga didukung prosesor Nikon EXPEED 3, yang membuat kamera ini tidak hanya mampu untuk memotret saja, namun baik juga dalam hal merekam video. Dengan konfersi 14 bit A/D 16 bit maka akan memberikan tone warna yang halus, kaya akan warna, dan performa kamera yang terbilang sangat cepat. Untuk menambah daya tarik, Nikon ternyata menambahkan kemampuan continuous shooting hingga 4 fps pada resolusi penuh.
Baca juga >>> Spesifikasi dan Harga Canon Powershot SX420 IS
Kali ini dibahas ISO yang digunakan kamera Nikon D800. Kamera ini menggunakan resolusi kamera yang sangat besar yang diikuti dengn rentang ISO dengan ukuran lebar yang pastinya akan memudahkan anda untuk mengambil foto atau video pada kondisi pencahayaan yang rendah maupun tinggi. Walaupun kondisinya minim pencahayaan, dengan menggunakan kamera ini, anda sangat bisa menghasilkan gambar yang sejernih Kristal berkat rentang ISO 100-6400 yang dapat anda perpanjang hingga ISO 25600. ISO yang tinggi akan berguna juga untuk meningkatkan kecepatan shutter untuk menangkap momen-momen yang berlangsung dengan sangat cepat. Selain itu, kamera D800 juga memiliki sistem autofokus yang sama dengan D4. Ada 51 titik fokus yang bisa ditangkap oleh kamera ini. Autofokus ini juga berjalan di kondisi pencahayaan minim, hingga -2EV (hampir sama seperti malam di bawah terang bulan). Menariknya lagi, autofocus pada kamera ini bisa berjalan pada kombinansi bukaan f/8 yang akan berguna untuk anda yang suka memakai converter.
Detail Spesifikasi Kamera Nikon D800
| Info | Tipe Kamera | Kamera DSLR |
| Merek | Nikon | |
| Nama Produk Kamera | Nikon D800 | |
| Berat | 900 g (1 lbs) | |
| Ukuran Dimensi | 146 x 123 x 81.5 mm (5.7 x 4.8 x 3.2 inci) | |
| Release Year | 2012 | |
| Lensa | Auto Focus | 51-point TTL phase detection via Nikon Advanced Multi-CAM 3500FX (15 cross-type sensors; f/8 supported by 11 central sensors) Contrast Detect (sensor) Phase Detect Multi-area Selective single-point Single Continuous Face Detection Live View |
| Manual Focus | Tidak | |
| Optical Zoom | – | |
| Digital Zoom | Tidak | |
| Focus Range | – | |
| Macro Focus Range | – | |
| Focal Length (35mm equivalent) | – | |
| Aperture Range | – | |
| Exposure | Pengaturan ISO | Auto, 100-6400 (expandable 50-25600) |
| Maksimal ISO | 6400 | |
| Minimal ISO | 100 | |
| Min Shutter Speed | 30 | |
| Max Shutter Speed | 1/8000 | |
| Exposure Comensation | ±5 EV (at 1/3 EV, 1/2 EV, 1 EV steps) | |
| Metering | Multi, Center-weighted, Average, Spot | |
| Aperture Priority (Av) | Ya | |
| Shutter Priority (Tv) | Ya | |
| Sensor Kamera | Sensor Type | CMOS |
| Sensor Size | 35.9 x 24 mm (1.70″) | |
| Effective Megapixels | 36.3 Pixels | |
| Total Pixels | 36.8 Pixels | |
| Image Stabilization | Tidak | |
| Flash | Flash (Built-in) | Ya |
| Flash (External) | Ya (Hot-shoe, Wireless plus sync connector) | |
| Flash Modes | Auto, On, Off, Red-eye, Slow sync, Rear curtain, High-speed sync | |
| Viewfinder | Optical Viewfinder | Ya |
| Digital Viewfinder | Tidak | |
| Viewfinder Type | Eye-level pentaprism | |
| Viewfinder Accuracy | 100 % | |
| Layar | Tipe Layar | TFT LCD |
| Ukuran Layar | 3.2 inci | |
| Resolusi Layar | 921,000 pixels | |
| Live View | Ya | |
| Video | Video / Movie Mode | Ya |
| Video Frame Rate | 1920 x 1080 (30, 25, 24 fps), 1280 x 720 (60, 50, 30, 25 fps), 640 x 424 (24 fps) | |
| Video Resolutions | 1920 x 1080 (30, 25, 24 fps), 1280 x 720 (60, 50, 30, 25 fps), 640 x 424 (24 fps) | |
| Video Formats | MOV | |
| Memori | Memory Internal | Tidak |
| Format Memori | CF1, SD, SDHC, SDXC | |
| Audio Formats | Linear PCM | |
| Uncompressed Formats | RAW (NEF, 12 bit or 14 bit) | |
| Performance | Continuous Drive | Ya |
| Continuous Drive Rate | 4.6 fps | |
| Baterai | Tipe Baterai | Li-ion EN-EL15 |
| Battery Standby | – | |
| Koneksi | Video Out | Ya |
| Audio In / Mic | Ya | |
| Audio Out | Ya | |
| USB | USB 3.0 | |
| HDMI | Ya | |
| Fitur lainnya | Remote Control | Ya, Optional wired or wireless |
| Self Timer | Ya | |
| GPS | Ya | |
| Wi-Fi | Tidak |

